Ticker News

header ads

Corona Menyebabkan PHK?

Jakarta, Swamedoum.com — BI akhirnya intervensi rupiah yang melemah selasa dengan guyuran hampir 18 bilion dolar atau setara 300 triliun rupiah. Laju pelemahan rupiah mata uang asia tengara ini tertahan kejatuhannya.

Di bursa saham yang juga ambrol sudah 2 kali di intervensi dengan buy back oleh para pemegang saham, namun kenyataannya tidak tahan juga arahnya terus kebawah.
Sampai berapa lama saham jatuh? Kapan kita masuk kepasar membeli saham murah, saham apa yang layak di beli?

Sebentar. Ini menjelaskannya agak panjang. Dalam video dan tulisan banyak saya mengatakan, ini bukan keadaan normal namau keadaan perang. Dalam keadaan perang lupakan TEORI EKONOMI.

Lupakan apa itu nasehat ekonomi dari para pakar ekonomi atau yang jago bisnis sekalipun. Ini global paradox. Ini ngak ada perbandingannya.

Bahkan sahabat saya pemilik salah satu investment company terbesar di indonesia mengatakan, GLOBAL EKONOMI control + alt + del !! Reset semuanya.

Yang jadi pertanyaan berikutnya adalah apakah rupiah jatuh karena spekulan? Kalau karena spekulan ketika BI intervensi maka spekulan ngabur dengan profit. Dan cari target lainnya.

Begini sederhananya. Ketika spekulan memainkan emosi dolar rupiah katakan dia masuk di pasar sepi karena orang sedang sibuk dengan corona. Dia masuk membuang rupiahnya katakan sejak harga 14.700 an, lalu di harga 16.700, BI intervensi, di guyur dolar.

Spekulan langsung lepas di harga 16.500, panen mereka 15%, kalau modal 5 triliun maka dalam 2 minggu dapat 750 milyar. BI masuk ngabur dah bawa profitnya. Nilai mata uang rupaih menguat lagi bahkan bisa balik ke 15 ribuan. Itu kalau spekulan yang kerja.



sumber SwaMedium https://www.swamedium.com/2020/03/25/corona-menyebabkan-phk/

Post a Comment

0 Comments