Ticker News

header ads

Raja dan Sultan Se-Nusantara Adakan Pertemuan, akan Menarik Mandat Masing-masing Wilayah



Mewakili Kerajaan Adonara- NTT
Adipati Kapitan Lingga Ratu Loli.29/05-2019

Mencermati situasi politik nasional atas carut marutnya penyelenggaraan Pemilu 2019 hingga paska rapat pleno penetapan pemenang pilpres berdasarkan Real Count Situng KPU yang dianggap tidak lazim penuh misteri pada 21 Mai 2019.

Cita cita kemerdekaan yang tertuang dalam UUD 1945 semakin jauh dari harapan dibawah mandat pemimpin Republik NKRI, maka para Kesultanan2 dan kerajaan seluruh Indonesia semakin sudah tidak percaya lagi kepada Republik (NKRI), maka Kamis (30/05 2019) Jam 17.00 WIB para sultan dan raja akan bertemu di Gedung Proklamasi Jakarta.

Oleh karena itu, mereka berangsur menyadari akan menarik kembali Mandat atas kekuasaan di masing2 wilayah kedaulataannya.

Karena Mandat itu dahulu diserahkan para Kesultanan dan Kerajaan itu kepada Soekarno setelah Indonesia memproklamasikan Kemerdekaannya 1945.

Itulah sikap kekecewaan dan penyesalan paling dalam dari Kesultanan dan Kerajaan Nusantara terhadap moralitas dan perilaku pemerintahan Joko Widodo yang dianggap benar2 telah mengangkangi demokrasi dan memperkosa nilai universal kebenaran, kejujuran dan keadilan mendasar dalam Pancasila atas penyelenggaraan pemilu 2019 yang bisa berdampak pada perang saudara.

Oleh karena itu para sultan dan raja akan menarik Mandat pemimpin Republik NKRI melalui Refrendum untuk kembali Kesultanan dan kerajaan Nusantara.

Demikian dan trimakasih (*)


sumber Gelora News https://www.gelora.co/2019/05/raja-dan-sultan-se-nusantara-adakan.html

Post a Comment

3 Comments

  1. Sepertinya perlu pencermatan yg dalam, tidak langsung menelan mentah2 setiap berita dan kabar.

    Pertanyaannya,
    Kalau sultan dan raja mengambil alih kekuasaannya atas tanah dan kedaulatannya.. apa tidak di anggap pemberontakan?

    Kemudian.. apa kekuasaan raja dan sultan masih ada di negeri ini selain kekuasaan sultan hamengku buwono yg masih di akui hingga kini. Mampukah sultan dan raja mengalahkan aturan dan kekuasaan uang di negeri ini?

    ReplyDelete