Ticker News

header ads

KPK Terus Lakukan OTT, Cawapres 02 Sebut Tidak Ada Efek Jera, Ini Solusinya Menurut Sandiaga

Jakarta - Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno merespons soal pernyataan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo.

Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno
Agus Rahardjo menyebut lembaganya bisa melakukan operasi tangkap tangan (OTT) setiap hari jika jumlah personelnya cukup.

Sandi mengatakan, masyarakat, baik Prabowo dan juga dirinya, merasakan korupsi di Indonesia sudah parah sekali.

"Dan pernyataan tersebut sangat fenomenal dan luar biasa menurut saya, berarti itu tanda enggak ada efek jera," ujarnya di Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Jika Prabowo dan dirinya terpilih, akan ada upaya yang tegas kepada pelaku korupsi dan tentu diharapkan menimbulkan efek jera.

"Mengenai hukumnya itu bisa kita tingkatkan," lanjutnya.

Kalau pelaku korupsi merupakan pengusaha, maka hak izin usahanya, dikatakan Sandiaga, akan dicabut.

"Jika dia politikus, hak politiknya juga akan dicabut," tambahnya.

Namun, jika ada pengusaha dan juga politikus melakukam tindakan korupsi, Sandiaga mengatakan nanti disepakati sanksi apa yang tegas dan menimbulkan efek jera.

"Kalau dia melewati satu threshold tertentu yang nanti didukung dan disepakati undang-undangnya," tambahnya.

Dirinya juga menyoroti proses politik, di mana komposisi dana politikus yang terlalu tinggi, yang kemudian jika dsi politikus nyaleg maka harus meminjam uang dari pihak lain.

"Beli suara minjam uang dan kemudian mengembalikan uang itu dengan mengeluarkan kebijakan yang korup," imbuh Sandi.

"Akhirnya itulah siklus yang harus dicabut," pungkas Sandi.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tanggapi Pernyataan Ketua KPK soal OTT Setiap Hari, Sandiaga: Itu Tanda Tak Ada Efek Jera, 



sumber tribunsumsel

Post a Comment

0 Comments