Ticker News

header ads

Pertanyaan Ini Bikin Pendukung Sandiaga Geram: Woi, Enggak Boleh Itu, Udah Jangan Dilanjutkan

Langkat - Calon wakil presiden nomor urut dua Sandiaga Uno kembali melakukan safari politik di Sumatera Utara. Sandiaga Uno  yang didampingi Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengawali kunjungan di pasar tradisional Tanjung Pura. Selanjutnya mengadakan silaturahmi ke Pesantren Modern Babussalam, Besilam, Kabupaten Langkat.

Sandiaga Uno berdiskusi dengan masyarakat Medan
Sandiaga Uno berdiskusi dengan masyarakat Medan 
Setelah melakukan roadshow ke berbagai tempat di Kabupaten Langkat, Sandiaga Uno dan Zulkifli Hasan beserta rombongan bertatap muka dan berdiskusi dengan relawan dan masyarakat di Komplek Pertokoan MMTC Pancing, Jalan Selamat Ketaren, Kabupaten Deliserdang.

Acara yang dimulai dengan orasi politik dari keduanya, diikuti hampir ratusan massa yang memang sudah menunggu kedatangan rombongan Sandiaga Uno dan Zulkifli Hasan sejak sore. Namun saat sesi tanya jawab dimulai, ada hal yang membuat pendukung Sandiaga Uno menjadi geram.

Cerita itu bermula ketika kesempatan bertanya diberikan kepada seorang pemuda bernama Ali Ramadhan, untuk menanyakan beberapa hal kepada Sandiaga Uno dan Zulkifli Hasan. Siapa sangka pertanyaan yang dilontarkan Ali Ramadhan menuai protes dari para relawan dan massa pendukung.

"Bapak kan sudah mengundurkan diri dari wakil gubernur DKI Jakarta karena menerima tawaran dari Pak Prabowo. Saya mau tanya kepada bapak, kalaulah seandainya bapak dan Pak Prabowo kalah, ini seandainya ya pak, bagaimana perasaan bapak?" kata Ali Ramadhan yang mengaku warga Medan.

Massa pendukung Sandiaga Uno-Prabowo Subianto langsung bereaksi atas pertanyaan yang dilontarkan Ali Ramadhan. Berbagai celotehan pun bersahutan dari balik kerumunan massa itu.

"Woi, enggak boleh itu, udah jangan dilanjutkan pertanyaan itu," ujar seorang pendukung yang berada di belakang.

"Entah hapa-hapa aja pun pertanyaan kau," celetuk warga yang lain.

Menyikapi keberatan dari massa pendukung atas pertanyaan tersebut, Sandiaga Uno langsung menimpali dan mengintruksikan Ali Ramadhan untuk melanjutkan pertanyaan.

"Oke seandainya kalah, bagaimana perasaan saya, lanjut?" kata Sandiaga Uno.

"Pertama-tama gini, Ali Ramadhan, sebagaiamana Surat Ali Imran Ayat 26, 'Kekuasaan itu adalah milik Allah. Dia akan memberikan kepada siapa yang Ia kehendaki, dan akan Ia cabut dari siapa yang Ia kehendaki'. Jadi kenapa seorang Ali harus takut tidak punya jabatan," ucap Sandiaga Uno.

Dia menjelaskan bahwa keputusan mundur dari kursi wakil gubernur Jakarta bukan semata-mata untuk mencari jabatan, melainkan untuk mewujudkan Indonesia adil dan makmur.

"Saya ikhlas, saya meninggalkan jabatan di DKI Jakarta bukan bentuk sebuah ambisi untuk mencari harta dan jabatan yang lebih tinggi. Saya tidak takut tidak punya jabatan. Ini adalah ketentuan Allah untuk saya," ujar Sandiaga Uno.

Bahkan, kata Sandiaga Uno, seandainya Allah tidak mengizinkanya untuk memimpin Indonesia, dirinya akan terus berlayar membangun Indonesia yang adil dan makmur.

"Akan tetapi, melihat antusias dari para ibu-ibu dan saudara semua disini, meskipun di luar hujan, namun tetap semangat. Saya yakin akan ada kepemimpinan yang baru yang lahir di tahun 2019. Untuk mewujudkan Indonesia adil dan sejahtera," kata dia.

update 11/19/2018


[Video] Tak Disangka, Sandiaga Berpidato Layaknya Singa Podium



sumber akurat 

Post a Comment

26 Comments

  1. Bravo Sandiaga Uno
    Lanjut , jawaban yg sangat bagus sekali .
    Muda tetapi negarawan .

    ReplyDelete
  2. Cerdas didasari dengan quran

    ReplyDelete
  3. jawaban seorg yg beriman Islam mmg hrsnya spt itu...

    ReplyDelete
  4. Selalu religi dan kalem sejuk.didikn ibunya ��

    ReplyDelete
  5. Hehehe.. Cb tampilkan video live nya klu mmg bnr begitu jwbn Sandi.. Jgn cm tulisan doank!!

    ReplyDelete
  6. Barakallahu fik Pak Sandi.. KEEP HAMASAH!!!

    ReplyDelete
  7. Itulah negarawan sejati hidup Prabowo Sandi

    ReplyDelete
  8. Alhamdulillah....jawabanya tepat sekali.

    ReplyDelete
  9. Yaelah itu jawaban yg udah disiapin jauh2 hari lah.. siapapun kontestan akan mendapat kejutan dengan pertanyaan tak terduga..
    Kalau dia ngerti agama juga nggak bakalan dong melangkahi makam..?

    ReplyDelete
  10. Coba Pak Sandi nambahin jawabannya dgn kalimat berikut "yg susah kalau kita gak mau ninggalin jabatan" (nyindir MA). Hehehe...

    ReplyDelete
  11. Sebenarnya hati Sandi sudah geram " mau diapain ini anak, namun demi pencitraan Sandi coba menahan marah..namun begitu sampai di rumah sandi pasti stres..iya juga ya cakap tuh anak..gimana nanti gua kalau kalah......gua harus kemana ya....! ucapan dalam hati Sandi..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pikiran ente sendiri itu,haha,Pak Sandy pengusaha konglomerat gak bakalan bingung gak dapat jabatan.

      Delete
    2. ada cebongers yang lagi baca kiriman ini,pasti kepanasan cebongers karena pak sandi jawab nya pakai ayat Al-Quran.

      Delete
    3. Ya seperti Syamsul Bahri itulah umumnya perasaan para cebong bila mengalami kegagalan.

      Delete
    4. Ya seperti Syamsul Bahri itulah umumnya perasaan para cebong bila mengalami kegagalan.

      Delete
  12. emang cebong...klu cebong iya...jabatan adalah segala2nya...dan cebong jga takut hilang jabatan...mereka pasti mempertahankan jabatan dg segala cara..

    ReplyDelete
  13. Pengen liat raut muka Ali ceby itu ane... Betapa malunya... πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

    ReplyDelete
  14. Apapun akan dianggap salah dan akan terus di bikin salah sama cebong walaupun yg ada itu fakta

    ReplyDelete